Ada Beberapa Versi Mengenai Asal Usul Donat, Mana yang Benar? - Donat Mini Denpasar




Donat Mini Denpasar - Siapa sih yang dapat mengelak kelezatan kue dengan karakteristik bolongan di tengahnya ini? Mulai dari balita sampai manula emang cinta banget sama kue ini. Dari harga Rp 500 sampai Rp 5.000 sama-sama enaknya dan tidak jarang kali menjadi incaran masing-masing insan.
Donat yang dulunya melulu ditaburi gula halus atau coklat sekarang sudah tersedia pelbagai rasa dan bentuknya. Dari mulai rasa stroberi sampai rasa matcha green tea sudahterdapat di masing-masing toko donat. Yang dulunya melulu berbentuk bulat sekarang tersedia format lain mulai dari kotak, segitiga hingga format alphabet. Halitu sebagai bukti bahwa donat memang disukai oleh siapa saja dan kerap mengekor perkembangan zaman.
Namun anda pernah tau gak tentang asal usul donat? Kali ini YuKepo mau membicarakan mengenai asal usul kue berlubang ini, mulai dari sejarah pembuatannya sampai penggagas donat ini. Belum lagi tentang kontroversi sejarah penciptaan donat ini. Yaudah deh tidak boleh lama-lama intronya, yuk langsung aja anda simak ulasannya!
Asal usul donat sampai sekarang masih jadi polemik alot di tengah-tengah masyarakat. Ada yang melafalkan bahwa donat adalahpeninggalan suku Indian Wamanoag dengan ditemukannya artefak-artefak peninggalan suku Indian tersebut. Pada ketika ditemukan, donat tersebut telah dalam suasana yang membatu.
Versi lain tentang asal usul donat yang diandalkan  oleh masyarakat ialah donat diangkut oleh seorang keturunan Belanda yang bermigrasi ke Amerika Serikat pada abad ke-19. Donat itu diberi nama olykoek dalam Bahasa Belanda yang berarti kue manis yang diciptakan dengan proses penggorengan dengan lemak. Kue olykoek ini baru populer di New York dan New England pada selama abad ke-16 dan 17. Sedangkan toko kesatu yang memasarkan kue manis ini didirikan oleh Anna Joralemon di New York.
Doughnut adalahistilah pribumi donat yang tertulis dalam kitab “History of New York (1809)” yang ditulis oleh Washington Irving. Ia mencerminkan kue itu berbentuk bola, rasanya manis dan digoreng dengan minyak babi. Namun pada ketika ini format donat belum berlubang dan masih menjadi misteri tentang asal usul lubang di donat. Hingga pada kesudahannya seseorang mengaitkan sejarah donat ini dengan seorang Hanson Gregory yang adalahseorang pelaut asal Denmark.
Kaitan kisah ini menjadi yang paling tidak sedikit dipercaya oleh masyarakat. Asal usul donat dibuka padaketika Hanson sedang menempuh perjalanan di laut. Tentu saja sebagai nakhoda, ia mesti memakai kedua tangannya untuk menunjukkan kapal di anjungan. Saat sedang hendak makan suatu kue, tiba-tiba badai besar datang. Kemudian ia menancapkan kue itu di jari-jari kemudi kapal danmenciptakan roti itu mempunyai lubang di tengahnya.
Saat badai berakhir, ia memungut kue manis itu yang masih menancap di kemudi kapal dan ia sadar dengan adanya lubang di tengah kue tersebut. Karena terkesan bakal penemuan kue yang tetap dapat dimakan ketika sedang mengemudi kapal, ia meminta koki kapal untuk menciptakan roti manis goreng dengan adanya lubang di tengah guna ditancapkan ke kemudi kapal.




Post a Comment

0 Comments

ORDER VIA WHATSAPP