Donat Mini Denpasar - Di
Indonesia, roti dan kue seringkali jadi camilan pendamping minum teh atau kopi.
Dengan ragam isian dan topping yang terus berkembang, bisnis roti dan
kue alias bakery pun masih menjanjikan. Apalagi, minum kopi kian tren
di tanah air.
Hampir
sepuluh tahun belakangan, bisnis roti dan kue terus berkembang. Banyak
gerai bakery bermunculan, baik mereka lama yang
menambah outlet baru maupun brand anyar yang hendak
menggarap kesempatan bisnis ini.
Rubrik
Review Waralaba KONTAN pekan ini membicarakan perkembangan terkini dari tiga
kemitraan gerai bakery. Yakni, John Fresh, Yakitate Bakery & Cafe, dan
Cool Cakes. Simak ulasannya.
- John
Fresh
Pelaku
usaha toko roti dan kue yang menawarkan kemitraan salah satunya ialah Hafizh
Suradiharja, dengan brand John Fresh.
Usaha besutannya ini berdiri semenjak tahun 2009 di bawah bendera PT John Fresh
Bakery Indonesia. Toko roti dan kue yang semula mempunyai nama Roti John ini
mulai menawarkan kemitraan semenjak November 2015.
Bisnis
John Fresh juga terus berkembang. Terlihat dari jumlah gerai yang terus
meningkat setiap tahun. Saat KONTAN mengulas mula Juni 2018 lalu, John Fresh
mempunyai 25 gerai partner yang tersebar di Kota Solo, Wonogiri, Depok, Bekasi,
Pekanbaru, Bojonegoro, Bogor, Pangkalpinang, Malang, Surabaya, dan Bali. Kini,
gerainya meningkat jadi 28 gerai. "Tambahan tiga gerai ada di dekat
Tangerang dan Bekasi," kata Hafizh.
Tapi
sekarang, Hafizh mengatakan, ada evolusi paket investasi. Paket investasi yang
semula dia tawarkan dengan senilai Rp 98,5 juta dan Rp 175 juta menjadi Rp 120
juta dan Rp 200 juta. "Tahun ini, paket investasi terdapat kenaikan sebab
kami mesti meningkatkan tim di kantor mitra, dengan
menambahkan support baru guna pemasaran digital," cerah Hafizh.
Harga
jual produk John Fresh pun merasakan kenaikan. Semula John Fresh membanderol
harga makanan mulai Rp 12.000 sampai Rp 25.000 per biji dan kopi Rp 13.000
hingga Rp 25.000 per cup. Tapi guna mengimbangi harga bahan baku yang
naik, solusinya ialah mengerek harga. Saat ini, harga makanan Rp 18-.000Rp
35.000 dan kopi Rp 18.000-Rp 35.000.
Meskipun
jumlah gerai partner bertambah, Hafizh mengungkapkan, sampai ketika ini dirinya
masih terkendala pemilihan tempat usaha yang potensial. "Tempat usaha kian
susah dicari," ujarnya.
Untuk
dapat terus bertahan dalam kompetisi toko roti dan kue, John Fresh terus
mengerjakan inovasi menu. Melihat kopi nusantara yang makin naik daun, maka di
tiap gerai John Fresh ikut menawarkan menu ragam olahan kopi semenjak empat
tahun yang lalu.
Di
samping itu, Hafizh menambahkan, pihaknya pun tengah konsentrasi
mengembangkan digital marketing di kantor pusat. "Tahun ini,
targetnya dapat menambah tiga sampai lima gerai partner lagi di luar tiga
tempat yang telah kami bangun tahun ini," imbuh dia.
-
Yakitate Bakery & Cafe
Pemain
toko roti dan kue lainnya ialah Yakitate Bakery & Cafe kepunyaan Saweri
Sapetoding yang beroperasi semenjak 2013 lalu. Kala KONTAN mengupas bisnis ini
di 2018, paket kemitraan Yakitate Bakery & Cafe Rp 100 juta.
Tahun
ini, nilainya turun menjadi melulu Rp 30 juta. Dengan paket kemitraan itu,
partner akan mendapatkananeka fasilitas, laksana produk roti awal, pelatihan
karyawan dan pembayaran kasir, brand Yakitate Bakery & Cafe, dan
layanan media sosial.
Tapi,
Saweri menyatakan, partner harus memungut roti yangtelah jadi dari pusat.
"Kami tentukan kuota pemungutan roti untuk mitra dan bila lebih tidak
sedikit bisa negosiasi harga," ucap dia.
Untuk
harga jual di gerai mitra, berkisar Rp 12.000 per buah. Varian roti dan kuenya
berbagai ragam, seperti cheese cake, roti cokelat, roti stroberi, roti
bantal, dan roti pisang cokelat. Di samping itu, pun ada minuman cheese
tea serta es tebu. Kebetulan, Saweri pun berbisnis es tebu.
Saat
ini, Saweri baru mempunyai dua partner yang bertempat di Sarinah dan Jakarta
Theater, Jakarta. Ia menargetkan, dapat menggandeng lagi lima partner Yakitate
Bakery & Cafe hingga akhir tahun ini.
Saweri
mengklaim, tidak ada tantangan yang serius yang dia alami sekitar menjalani
bisnis toko roti dan kue. Hanya saja, terkadang dirinya dan partner sulit
menggali karyawan yang serius kerja.
- Cool
Cakes
Yang
pun bermain di bisnis kemitraan bakery adalah Bhakti Alamsyah, dengan
mengibarkan brand Cool Cakes. Cuma
sekarang, toko roti dan kue ini mengusung brand dan konsep yang baru.
Nama
setiap gerai bertolak belakang setelah mula 2019 Bhakti berkongsi dengan Golden
Egg Tart Bakery. "Saya bertemu investor. Jadi diperbesar
sebagai brand-brand baru, berganti brand dan konsep," ungkap Bhakti.
Saat
ini, terdapat sepuluh gerai kepunyaan mitra, empat di antaranya sudah memakai
merek dan konsep baru. Keempat gerai tersebut berganti brand jadi Minipan, Hoppo Pan, Gonut Donut, dan
Bananamoren. Seluruh gerai itu berada dilokasi Jabodetabek.
"Tinggal
enam brand lagi, namun masih rahasia yang enam gerai. Diganti supaya
lebih bervariasi, jadi tidak satu jenis penawaran macam kuenya. Kelak, bakal
ada sepuluh pilihan," imbuh Bhakti.
Saat
KONTAN mencatat Cool Cakes pada 2016 lalu, terdapat tiga paket kemitraan yang
mereka tawarkan, setiap bernilai Rp 150 juta, Rp 180 juta, dan Rp 280 juta.
Kini, dengan brand dan konsep anyar,
harga kemitraan dipatok sama yakni Rp 300 juta. Perubahan brand dan konsep Cool Cakes sejalan dengan semakin
cantik dan terkininya tampilan bisnis camilan ini.
Harga
menu yang terdapat di gerai-gerai baru transformasi Cool Cakes mulai Rp 10.000.
Bhakti masih terus mengembangkan menu. Saat ini, di gerai baru yang telah
berjalan laksana Minipan ada berbagi roti, laksana isi coklat, kacang, keju,
abon, sosis, bahkan tuna. Lalu, Hoppo Pan meluangkan Mexico Bun rasa coklat,
keju, abon, sosis, kacang, pisang coklat, pun keju. Gonut Donut
menawarkansekian banyak donat dengan
format menarik dan topping kekinian. Ada rasa coklat, mint,
oreo,tergolong alpukat. Bagi Bananamoren, laksana namanya gerai, menyediakan
sekian banyak olahan pisang bollen
dengan berbagai rasa.
Ke
depan, Bhakti menargetkan, dengan brand
dan konsep baru dapat menggaet 24 partner sampai akhir tahun nanti.
Tapi, masih ada tidak banyak kendala. "Lebih dipendidikan tentang
konsep bakery pastry and cake yang pesat perkembangannya.
Kalau di wilayah harus lebih intensif edukasinya," tambah Bhakti

0 Comments